Iklan Layanan Masyarakat

Mbah Marto, Kisah Inspiratif Tentang Keuletan Hidup
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 22 Apr 2019 78
Blog single photo

Temanggung, Media Center – Terkenal dengan sebutan Kota Tembakau, Temanggung dijadikan tempat tujuan merantau bagi beberapa masyarakat penduduk pulau Jawa. Hal ini ditegaskan oleh seorang pedagang minuman yang berjualan disalah satu teras gedung tua tepatnya di KecamatanParakan, Senin (18/3).

Seorang kakek yang berumur 80 tahun ini sangat menginspirasi karena dengan umurnya yang sudah terbilang senja, akan tetapi masih mau berjualan minuman serta makanan kecil demi menafkahi keluarganya. “Warung Mbah Marto” warga sekitar menyebut tempat jualan Hadi Sumarto tersebut. Warung yang hanya berupa gerobak sederhana dengan bangku panjangnya mempunyai kesan tersendiri sehingga pembeli ingin berlama-lama duduk disana hanya sekedar mengobrol.

Hadi Soemarto merupakan salah satu warga Muntilan yang memutuskan pindah ke Temanggung dengan ambisinya hanya untuk mencari pekerjaan dan mempunyai penghasilan tetap. Wilayah yang ditunjuk Hadi Soemarto pada saat memutuskan untuk merantau dan pindah rumah adalah di KecamatanParakan.

Pada masanya, Parakan merupakan salah satu pusat perdagangan terbesar. Oleh sebab itu Hadi Soemarto sangat berantusias untuk tinggal di Kota Parakan yang sekarang sering disebut Kota Tua. Itu dikarenakan daerah tersebut masih banyak bangunan-bangunan tua yang masih ditinggali, meskipun ada juga beberapa gedung yang sudah tidak ditinggali.

Hadi Soemarto menjajakan dagangannya dari pukul 05:30 sampai pukul 13:00 itupun kalau sudah tidak ada pembeli yang masih duduk santai menemaninya berjualan. Omset dari berjualan minuman dan makanan tidaklah banyak, akan tetapi Hadi Soemarto tetap bersyukur berapapun yang dibawa pulang. “Istilah daripada hanya duduk di rumah, lebih baik buka warung disini. Bisa ketemu teman-teman, bisa srawung”, ucapnya.

 “Rezeki itu memang perlu dicari. Sing pentingkan wong niku kudu sabar lan nerimo, Nggih mboten?” seakan Hadi Soemarto menyiratkan kalimat “Harus semangat dan ikhlas untuk mencari rezeki”. (MC TMG/penulis, foto :Cahya Editor:Ekape)

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top