Iklan Layanan Masyarakat

Kementan Pastikan Pelaksanaan Gerakan Percepatan Tanam dan Olah Tanah

Jumat, 29 Mei 2020 18:45:29 98

Temanggung, MediaCenter – Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpangan) Kabupaten Temanggung Masrik Amin Zuhdi mengikuti video conference (vidcon) bersama Direktorat Jendral (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian di Ruang LPSE Setda Temanggung, Jum’at (29/05/2020).
Vidcon ini juga diikuti oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Pj. Supervisi dan Pendampingan kegiatan utama Kementan Provinsi Jawa Tengah serta Kepala Dinas Pertanian kabupaten/ kota se-Jawa Tengah.
Dirjen Tanaman Pangan menyampaikan, rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut pelaksanaan gerakan percepatan tanam dan olah tanah yang dilaksanakan di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.
Kementan menghimbau kepada Dintanpangan yang ada di provinsi maupun kabupaten/ kota untuk secara periodik melanjutkan pelaporan terkait data luas tanam, panen dan data lain yang dibutuhkan.
“Tugas dari Dinas Pertanian, baik provinsi maupun kabupaten untuk saat ini adalah peningkatan produksi dan produktivitas dengan penerapan inovasi teknologi”, ungkapnya.
Dirjen menyampaikan, selama ini koordinasi yang dilakukan sudah baik, tetapi masih perlu untuk ditingkatkan dalam rangka meningkatkan dan melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dari Dinas Pertaniain di provinsi maupun kabupaten/kota. Selain hal tersebut, Dirjen juga mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang melaksanakan tugas dilapangan.
“Kami akan meningkatkan kembali fungsi penyuluh pertanian sebagai pendamping pelaksanaan kegiatan, khususnya dibidang tanaman pangan dan umumnya dalam semua kegiatan Kementerian Pertanian”, imbuhnya.
Dirjen juga berharap semua penyuluh lapangan termasuk pengawas benih tanaman dan petugas lainnya untuk bisa terus melakukan pendampingan terutama untuk tanaman pangan.
Menindaklanjuti berbagai permasalahan yang terjadi dalam proses peningkatan produktifitas pangan di lapangan, diharapkan semua permasalahan tersebut bisa diselesaikan oleh masing-masing petugas, termasuk melaporkan hal-hal yang perlu ditindaklanjuti, baik itu kaitannya dengan tanam, maupun panen.
Kementan saat ini juga melakukan penguatan data tanaman pangan melalui penggunaan ArcGIS (Aplikasi Pemetaan Lahan Pertanian secara Online Berbasis Smartphone)  yang bisa di unduh melalui Play Store dengan smartphone Android serta melalui AppStore dengan IOS.
Sistem pendataan ini diharapkan bisa dilakukan secara terpadu dari pusat sampai desa.
“Tahun kemarin kita sudah banyak melakukan pelatihan, mohon hal ini untuk bisa ditingkatkan serta dioperasionalkan kembali di masing-masing kabupaten sampai kecamatan, kita harap gerakan percepatan dilakukan dan hasilnya bisa meningkat”, tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah, Suryo Banendro, menyampaikan beberapa hal terkait dengan ketahanan dan keamanan pangan.
Suryo menghimbau agar Provinsi Jateng tetap meningkatkan ketahanan pangan, salah satu strateginya adalah dengan percepatan tanam. 
“Kami berharap semuanya untuk terus melakukan gerakan percepatan tanam dan olah tanah”, tuturnya. 
Selain itu, Suryo juga menghimbau kepada Dintanpangan yang ada di kabupaten/kota untuk bisa membantu memasarkan produk-produk yang saat ini mengalami over produksi, seperti cabe dan bawang putih lokal yang saat ini masih belum sepenuhnya terserap, salah satunya dengan cara menciptakan pasar tani.
“Kami mendorong munculnya pasar-pasar tani untuk menolong petani sekitar, minimal dengan teman kantor dan sekitarnya, hal ini penting sebagai gerakan ekonomi di tengah kondisi seperti ini”, harapnya.
Untuk memastikan jalannya gerakan percepatan olah tanah dan tanam di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat, Kementan berencana akan melakukan kunjungan ke kabupaten/kota di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur dengan rincian ada 13 titik di Jawa Tengah yang menjadi lokasi percepatan tanam dan olah tanah. (MC TMG/ Safi;Ekape)

Komentar:

Ketik Komentar

Top