Iklan Layanan Masyarakat

DKPPP Temanggung Pastikan Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Kriteria ASUH

Rabu, 21 Jul 2021 15:37:02 100

Keterangan Gambar : Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung memastikan, jika penyembelihan hewan kurban tahun ini lebih sesuai dengan kriteria ASUH


Temanggung, Media Center - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung memastikan, jika penyembelihan hewan kurban tahun ini lebih sesuai dengan kriteria ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Untuk memenuhi kriteria ASUH tersebut, DKPPP setidaknya menyebar 150 orang tim pemantau penyembelihan diseluruh tempat pemotongan hewan kurban se-Kabupaten Temanggung.

“DKPPP mengerahkan sekitar 150 orang tim pemantau, diantaranya 120 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) ditambah dokter hewan dan juga sejumlah pegawai DKPPP, guna memastikan daging sembelihan Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),” kata Kepala DKPP Temanggung, Joko Budi Nuryanto yang ditemui saat pemantuan penyembelihan hewan kurban di Kelurahan Kowangan, Temanggung, Rabu (21/7/2021).   

Ditambahkan oleh Joko, data yang masuk sampai Rabu (21/7/2021) ada 182 ekor sapi, 1.678 ekor domba dan 20 kambing yang akan dan sudah dipotong mulai Selasa (20/7/2021) kemaren hingga Jumat (23/7/2021) mendatang, namun jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah. 

“Alhamdulillah, meskipun dimasa PPKM, penyembelihan berjalan lancar, hewan juga banyak yang sehat, secara stok juga tersedia cukup banyak,” katanya.

Meski demikian, disampaikan oleh Kepala DKPPP, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan, khususnya dalam penyembelihan hewan kurban, khususnya disisi kesrawan (kesejahteraan hewan) atau perikehewanan dan juga terkait soal penanganan limbah. 

“Disisi kesrawan, kami harap hewan jangan dipotong dulu saat masih bergerak, sementara terkait limbah, beberapa titik belum memiliki tempat khusus untuk penyembelihan, dikhawatirkan, darah itu bisa menjadi media yang luar biasa untuk bakteri,“ terangnya.

Sementara itu, untuk temuan penyakit, hingga saat ini dalam pemantauannya memang tidak terlalu  banyak ditemukan. Baru ditemukan cacing pada enam ekor sapi serta pnemuioa satu kasus, hepatitis satu kasus.

“Kami bisa pastikan untuk kualitas daging tahun ini lebih ASUH dibanding tahun lalu,” tegas Joko.

Sedangkan terkait protokol kesehatan (prokes) saat penyembelihan, DKPPP memastikan, jika penerapan prokes cukup bagus, wajib masker dan juga  kerumunan sudah banyak berkurang.

”Namun memang penyembelihan, khususnya sapi, tidak bisa satu orang, butuh dua sampai tiga orang, sehingga kami masih mengingatkan saat dilapangan untuk taat prokes,” pungkasnya. (MC.TMG/dn;ekp)

Pencarian:

Komentar:

Top