Iklan Layanan Masyarakat

Dinkes Temanggung Lakukan Berbagai Upaya Atasi DB
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 13 Mar 2020 25
Blog single photo


Temanggung-MediaCenter. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, angka kasus Demam Berdarah (DB) di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada tiga bulan pertama tahun 2020 ini merupakan yang tertinggi. Kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi menjadi salah satu penyebab tingginya angka kasus DB.
"Kasus DB tahun ini merupakan yang tertinggi dalam empat tahun terakhir, terutama untuk periode tiga bulan pertama. Kurang dari tiga bulan, angka kasus DB tahun ini sudah mencapai 470. Tahun-tahun sebelumnya, pada periode yang sama masih kurang dari 200 kasus,"ujar  Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung, Khabib Mualim.
Ia menyebutkan, selama tahun 2017 terjadi 326 kasus, terdiri dari 137 kasus Demam Dengue (DD) dan 189 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Sepanjang tahun 2018 terdapat 318 kasus. Terdiri dari 168 kasus DD dan 150 kasus DBD. Kemudian selama tahun 2019 terjadi 643 kasus, terdiri dari 346 DD, 297 DBD, dan tiga kasus  Dengue Syok Sindrom (DSS). 
Lalu pada dua bulan lebih di tahun 2020 ini sudah muncul 470 kasus dengan sebaran di 115 desa dalam 19 kecamatan. Dari 470 kasus tersebut terdiri dari 161 kasus DBD, 202 kasus DD, dua kasus DSS, dan 105 kasus demam berdarah dengan penyakit penyerta lain. Tahun ini juga sudah ada tiga orang meninggal.
"Cuaca juga amat berpengaruh pada tingginya kasus DB. Curah hujan tinggi membuat telur nyamuk menetas lebih banyak,"katanya. 
Menurut Khabib, sebagian besar yang terkena DB adalah penduduk yang tinggal di daerah pinggir jalan besar. Di daerah pelosok juga ada yang terkena DB, namun dia bekerja diluar daerah. Dengan demikian penyebabnya banyak yang merupakan kasus impor. Namun banyak pula yang disebabkan oleh penularan setempat.
Karena kasus sudah sangat tinggi, lanjutnya, maka harus lebih gencar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), telur nyamuk yang menempel di dinding tempat tampungan air harus benar-benar hilang. Hal itu sangat efektif memberantas nyamuk penyebab DB. Sejauh ini, setelah digencarkan PSN, angka bebas jentik (ABJ) di Temanggung sudah mencapai 96 persen.
"Untuk penanganannya, sudah 12 lokasi yang difogging atau kita lakukan pengasapan,"pungkas Khabib. (MC.TMG/Tosiani;Ekape)

 

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top