Iklan Layanan Masyarakat

BPN Temanggung Bagikan Sertipikat Tanah Gratis Kepada Warga Desa Ngaditirto
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL hoax terkini


admin 18 Feb 2019 111
Blog single photo

Temanggung, Media Center – Jumat (15/2) siang kantor Desa Ngaditirto Kecamatan Selopampang Kabupaten Temanggung dipadati warga yang ingin mengambil sertipikat tanah yang dibagikan oleh petugas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Temanggung.

Program bantuan pembuatan sertipikat tanah dari BPN ini disambut baik oleh warga, dikarenakan banyak warga yang mayoritas bekerja sebagai petani belum memiliki sertipikat tanah. Salah satu tujuan dari bantuan pembuatan sertipikat tanah ini adalah supaya tanah-tanah di Desa Ngaditirto mempunyai catatan hak milik untuk didata kepemilikannya oleh BPN Kabupaten Temanggung.

Menurut data dari BPN yang telah melakukan survei lokasi di tahun 2018 kemarin, terdapat 2134 bidang tanah di Desa Ngaditirto yang belum bersertipikat. Bantuan pembuatan sertipikat ini diprioritaskan kepada warga desa yang tingkat ekonominya menengah ke bawah. Jadi setelah dilakukan penyaringan, BPN memutuskan untuk membantu warga yang tingkat ekonominya menengah ke bawah sebanyak 1673 sertipikat.

Permintaan Kepala Desa Ngaditirto, Urip Widada, kepada Kepala BPN Kabupaten Temanggung yaitu untuk pembuatan sertipikat tanah ini diutamakan dari warga Desa Ngaditirto terlebih dahulu. Dikarenakan bidang tanah yang dimiliki oleh warga di luar Desa Ngaditirto tergolong warga yang tingkat ekonominya menengah keatas.

“Menurut data dari BPN, pembagian sertipikat hari ini sebanyak 1134, tapi karena hari Jumat ini tidak selesai, terus kita lanjutkan hari Rabu. Hari Rabu itu keseluruhan sertipikat akan dibagikan”, ujar Urip Widada.

Pembagian sertipikat tanah untuk warga Desa Ngaditirto merupakan pembagian yang terakhir. Karena di Kabupaten Temanggung untuk tahun 2018 tercatat lebih dari 40.000 bidang tanah yang belum bersertipikat. (MC TMG/Penulis, foto: Cahya; Editor:Ekape)

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top