Iklan Layanan Masyarakat

90% Penjual dan Pembeli di Pasar Ngimbrang Taati Aturan Wajib Pakai Masker

Jumat, 15 Mei 2020 12:08:06 81

Temanggung, Media Center – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung melakukan sosialisasi dan operasi “Wajib Pakai Masker” kepada penjual dan pembeli di pasar tradisional di seluruh Kabupaten Temanggung.
Seperti yang dilakukan oleh Sri Hariyanto, koordinator operasi masker di Pasar Ngimbrang Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung bersama-sama dengan tim dari Gugus Tugas Kabupaten, Gugus Tugas Kecamatan, Gugus Tugas Desa beserta pengelola pasar, Koramil, Polsek, Puskesmas Bulu, dan dibantu oleh ormas seperti Banser, Kokam, Baguna dan relawan, Rabu siang (13/05/2020).
Sosialisasi dan operasi masker ini dilakukan agar pengunjung dan pedagang Pasar Ngimbrang, Kecamatan Bulu selalu memakai masker. Ini merupakan tahap sosialisasi dan upaya untuk memberikan edukasi atau menyadarkan masyarakat untuk sama-sama melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. 
Kemudian akan dilakukan penegakan aturan, mulai tanggal 15 Mei 2020 dan seterusnya, yang artinya sudah tahap wajib memakai masker, baik pedagang maupun pengunjung yang datang ke pasar, dan apabila didapati tidak memakai masker, maka diminta untuk meninggalkan pasar.
“Untuk sekarang ini akan kita berikan masker dan itu hanya untuk mensuport atau memotivasi masyarakat agar benar-benar pakai masker dan sadar akan bahaya Korona. Sehingga benar-benar melakukan pola hidup sehat pakai masker, cuci tangan pakai sabun dan selalu menjaga kebersihan”, ungkap Sri Haryanto.
Pasar Ngimbrang merupakan salah satu pasar hari pasaran yang hanya ramai di pasaran hari tertentu. Meskipun belum 100% pembeli dan pengunjung memakai masker, tetapi kesadaran warga sudah termasuk baik. 
Salah satu petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Bulu menjelaskan bahwa setelah berkeliling dan melakukan sosialisasi ke pedagang dan pembeli yang berbelanja di Pasar Ngimbrang, sudah 90% dari mereka yang menggunakan masker. Beberapa pembeli yang belum memakai masker mengaku mempunyainya, akan tetapi ketinggalan di rumah.
Fasilitas tempat cuci tangan terlihat masih minim, maka Sri Hariyanto bersama tim memberikan masukan ke pengelola pasar untuk menyediakan tempat cuci tangan dan juga fasilitas kesehatan lain, karena belum terfasilitasi dengan baik. 
“Alhamdulillah kalau kita lihat perkembangan di pasar-pasar yang kita kelilingi, kesadarannya sudah bagus dan signifikan kesadaran masyarakat untuk memakai masker. Tinggal kita tambah semangatnya untuk tetap memakai masker”, imbuhnya.
Koordinator operasi masker Pasar Ngimbrang tersebut sangat berharap agar masyarakat benar-benar menyadari dan memahami betapa bahayanya Virus Korona ini. Karena bisa jadi kita tertular atau justru mungkin kita yang menularkan. 
“Oleh karena itu mari kita masyarakat Temanggung khususnya, kita sama-sama sadari bahwa virus ini benar-benar virus yang mudah sekali menular. Oleh karena itu ikuti protocol kesehatan, ikuti himbauan pemerintah agar Virus Korona ini segera selesai, sehingga kehidupan kita menjadi normal kembali dan rezeki bertambah”, ajak Sri Haryanto. (MC TMG/Cahya).

Komentar:

Ketik Komentar

Top