Iklan Layanan Masyarakat

Upaya Pemadaman Kebakaran di Gunung Sindoro Masih Terus di Lakukan
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi Wisata Alam Wisata Kuliner INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL


admin 11 Sep 2018 88
Blog single photo

Temanggung, Media Center - Akibat kebakaran hutan dan lahan di Gunung Sindoro, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung masih terus berupaya melakukan pemadaman api dan juga membangun posko koordinasi. 
Sampai saat ini, BPBD Kabupaten Temanggung bersama dengan TNI, Polri dan juga relawan dari Temanggung dan Wonosobo terus melakukan pemadaman api yang semakin meluas. 
Pelaksana Tugas Kepala Harian BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi menyebutkan pada Petak 10-5 yang berada di Desa Sigedang, Kecamatan Kejajar Wonosobo telah berhasil di padamkan pada, Minggu 9 September 2018, tetapi ia menuturkan dikarenakan terdapat angin yang kencang mengakibatkan api meluas hingga petak 10-4 di Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo Temanggung. "Sehingga karena angin kencang melompat ke Temanggung, ke wilayah 10/4 kemarin masih ada api, dan pagi ini akan kita lakukan pemadaman dan pembukaan posko" , jelas Gito saat di temui di kantornya, Senin (10/9). 
Ia menyebutkan untuk penyebab kebakaran hutan sendiri belum diketahui, tetapi luasan lahan yang telah berhasil dipadamkan sekitar 9,5 hektare. Adapun totalan luas lahan yang terbakar mencapai 71 hektare yang meliputi petak 18 seluas 1 hektare, petak 10-4 terdapat 25 hektare serta petak 10 - 5 seluas 45 hektare. Gito menuturkan luas lahan tersebut merupakan semak - semak, kerugian material ditafsirkan mencapai Rp.10.650.000,00,-. 
Sementara itu, dalam upaya melakukan pemadaman api Gito mengaku kesulitan, karena adanya angin yang menyebabkan api meluas sedangkan alat yang digunakan adalah peralatan manual. "Untuk pemadaman itu sulit, karena yang pertama medannya terjal, yang kedua kami pakai peralatan manual  sehingga agak sedikit susah, metode yang kita lakukan adalah manual dengan membawa ranting dan peralatan sederhana, yang penting untuk melokalisir supaya api itu tidak meluas", tambah Gito. 
Terkait kejadian ini, seluruh pintu menuju jalur pendakian di Gunung Sindoro telah ditutup sampai waktu yang belum bisa ditentukan. (MC TMG / Penulis : Ria / Foto : Dokumentasi BPBD/ Editor :Ekape )

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top