Iklan Layanan Masyarakat

Temanggung Masih Mendata Warga Sasaran Vaksin Covid-19

Senin, 28 Des 2020 09:10:59 50

Keterangan Gambar : Ilustrasi pendataan.


Temanggung, MediaCenter - Hingga saat ini, Kamis (3/12), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah masih melakukan pendataan masyarakat yang akan menjadi sasaran pemberian vaksin Covid-19. Vaksinasi sangat penting untuk mencegah seseorang terinfeksi virus, sehingga menghambat penularan. Selanjutnya upaya ini diharapkan akan menyudahi pandemi Covid-19.

"Sekarang baru sampai pada tahap pendataan sasaran. Jumlahnya masih terus kami data," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung Khabib Mualim, Kamis (3/12).

Sejauh ini, diakui Khabib, pihaknya belum menerima alokasi vaksin yang akan diterima Temanggung guna mencegah masyarakat terinfeksi Covid-19. Pihak Dinkes masih terus menerima sosialisasi dari Pemerintah Pusat terkait vaksin. Dengan demikian belum ada petunjuk teknis terkait rencana vaksinasi tersebut.

"Belum ada alokasi. Kita masih tahap sosialisasi dari Kemenkes. Belum sampai ke teknis," kata Khabib.

Namun demikian, pihak Dinkes telah menyiapkan tenaga medis dengan berbagai pelatihan untuk pemberian vaksin tersebut. Khabib yakin semua tenaga medis sudah siap untuk rencana pemerintah dalam pemberian vaksinasi. Vaksin amat penting untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Sementara itu, angka Covid-19 di Temanggung belakangan terus mengalami peningkatan. Data di Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung saat ini, Kamis (3/12), total angka kumulatif terkonfirmasi positif Korona sudah mencapai 1.648 orang.

Dari jumlah itu, 1.169 orang dinyatakan sembuh dan selesai isolasi mandiri, 77 orang meninggal, dan terkonfirmasi saat ini ada 402 orang. Terdiri dari 332 orang tanpa gejala, sehingga harus diisolasi dan 70 dengan gejala, sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Adapun total angka kumulatif suspek Korona di Temanggung mencapai 2.845 orang. Terdiri dari 2.667 dinyatakan selesai isolasi, 108 orang meninggal dalam kondisi probable atau dengan gejala berat yang dicurigai sebagai Korona. Serta angka suspek saat ini sebanyak 70 orang. (MC.TMG/Tosiani;Ekape)

Pencarian:

Komentar:

Top