Iklan Layanan Masyarakat

Jateng Potensi Dilanda Cuaca Ekstrem, Masyarakat Agar Waspada

Sabtu, 20 Feb 2021 16:19:40 71

Keterangan Gambar : Himawari-8 IR Enhanced - Indonesia, Sabtu (20/2/2021).


Temanggung, MediaCenter- Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya pola sikonal berupa tekanan rendah di selatan Indonesia.

Pola tersebut membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) serta daerah belokan angin (shear) di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. 

Selain itu didukung dengan suhu muka laut yang cukup hangat, masa udara yang labil serta kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dibeberapa wilayah Jawa Tengah.

Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang, Sutikno mengatakan pihaknya memprakirakan dalam periode tiga hari ke depan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Jawa Tengah, salah satunya Kabupaten Temanggung.

"Pola sikonal itu memicu potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah mulai hari ini hingga dua hari kedepan atau 22 Februari," kata Sutikno,  melalui pers rilis, Jumat (19/2/2021). 

Dengan potensi cuaca ekstrim itu, BMKG Ahmad Yani Semarang mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati. Termasuk dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.
  
"Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim ini, karena dampak dari hujan lebat itu bisa saja menimbulkan bencana alam, seperti banjir, angin kencang, longsor dan pohon tumbang," imbuhnya.

Bagi masyarakat Jawa Tengah yang hendak memperoleh informasi terkini terkait cuaca, BMKG Ahmad Yani Semarang membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui website : cuacajateng.com dam aplikasi iOS dan android "Info BMKG".

Berikut wilayah di Jawa Tengah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem :

Tanggal 20 Februari 2021:

Brebes, Kota/Kab. Tegal, Kota/Kab. Pekalongan, Pemalang, Batang, Kendal, Kota/Kab. Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Purwodadi, Wonosobo, Temanggung, Salatiga, Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Kota/Kab. Magelang, Surakarta, Sukoharjo, Klaten, Boyolali,  dan sekitarnya.

Tanggal 21 Februari 2021:

Brebes, Kota/Kab. Tegal, Kota/Kab. Pekalongan, Pemalang, Batang, Kendal, Kota/Kab. Semarang, Wonosobo, Temanggung, Salatiga, Surakarta, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Kota/Kab. Magelang, dan sekitarnya.

Tanggal 22 Februari 2021:

Brebes, Kota/Kab. Tegal, Kota/Kab. Pekalongan, Pemalang, Batang, Kendal, Kota/Kab. Semarang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Salatiga, Surakarta, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Kota/Kab. Magelang, dan sekitarnya.

Dengan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah ini, masyarakat diharapkan agar lebih waspada. (MC.TMG/Firman;Ekape)

Pencarian:

Komentar:

Top