Iklan Layanan Masyarakat

Helikopter Milik BNPB Batal lakukan Pemadaman Api di Sindoro – Sumbing
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi Wisata Alam Wisata Kuliner INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL


admin 14 Sep 2018 117
Blog single photo

Temanggung, MediaCenter -  Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) batal melakukan water bombing untuk pemadaman api di kawasan kebakaran Gunung Sindoro dan Sumbing Temanggung Jawa Tengah. 
Hal ini disampaikan langsung oleh Pelaksana tugas harian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Gito Walngadi. Ia mengatakan hari ini sampai besok akan dilakukan pemadaman api menggunakan helikopter jenis BO-105 milik BNPB tersebut, tetapi setelah dilakukan survey didapati kondisi yang tidak memungkinkan.
“Hari ini sebenarnya akan dilakukan pemadaman menggunakan heli, ternyata berdasarkan hasil survey tidak memungkinkan karena kondisi medan dan angin” jelas Gito saat dihubungi siang tadi, Jum’at (14/9).
Ia juga menyebutkan hasil survey untuk pengambilan air yang akan dilakukan di Telaga Menjer Wonosobo dan juga embung Kledung Temanggung tidak menjadi masalah. Namun, untuk melakukan pemadaman di atas ketinggian 8.500 feet di lereng gunung heli mengalami kesulitan. “Lokasi pengambilan air tidak masalah, namun untuk melakukan pemadaman di atas ketinggian 8.500 feet di lereng gunung tersebut ternyata mengalami kesulitan” tambah Gito. 
Terkait hal tersebut, Gito mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BNPB untuk jalan keluarnya karena helikopter ini tidak memungkinkan untuk melakukan pemadaman api. Pihak BPBD Kabupaten Temanggung masih menunggu konfirmasi apakah ada heli lain yang bisa digunakan. 
Sementara itu, Gito menuturkan sampai dengan saat ini upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh sebanyak 180 personil yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, SAR, Perhutani dan juga masyarakat. Pemadaman tersebut masih terus dilakukan secara manual dengan melakukan penyekatan dan juga pemantauan agar kebakaran tidak merambat ke wilayah lainnya. (MC TMG / Penulis, Foto ; Ria / Editor : EJP)

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top