Iklan Layanan Masyarakat

Bergerak Dengan Hati, Pulihkan Pendidikan, Dalam HGN Tahun 2021

Kamis, 25 Nov 2021 11:35:48 79

Keterangan Gambar : Bupati Temanggung Membacakan Sambutan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim, Kamis (25/11/2021).


Temanggung, MediaCenter - Dengan peserta upacara yang terbatas, hanya perwakilan cabang se-Kabupaten Temanggung, tidak mengurangi kekhidmatan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ke-76 dan Hari Guru Nasional 2021dengan tema “Bergerak Dengan Hati, Pulihkan Pendidikan“ tingkat Kabupaten Temanggung yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Temanggung, Kamis (25/11/2021).

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Temanggung HM Al Khadziq, Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo, beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Bupati yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa setiap hari adalah hari guru. 

"Seperti ibu dan bapak guru yang tidak pernah berhenti mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak, kita juga berupaya terus memberikan pelayanan terbaik bagi para guru dari Sabang sampai Merauke," katanya. 

"Selama hampir dua tahun terakhir, Ibu, Bapak guru terus berjuang memberikan pendidikan di tengah semua tantangan pandemi. Guru-guru ditantang untuk memanfaatkan teknologi, membuat pembelajaran daring, harus menarik bagi semua murid," tambahnya. 

Sementara di daerah yang sulit akses internet, banyak guru yang menantang resiko dengan mengajar dari rumah ke rumah.
Dengan hal ini, Mendikbud Ristek berupaya membantu dan mendukung para pendidik dan tenaga kependidikan dengan menghadirkan beragam paket kebijakan.

Selain itu, juga berupaya meningkatkan kesejahteraan guru dengan menyelenggarakan seleksi guru ASN-PPPK dengan afirmasi bagi pelamar yang telah memiliki sertifikat pendidik, yang berusia lebih dari 35 tahun, penyandang disabilitas, berasal dari THK2 dan aktif mengajar selama paling tidak tiga tahun. 

Ibu, bapak guru juga diharapkan dapat mendukung upaya percepatan vaksinasi, sehingga anak-anak dapat segera kembali ke sekolah untuk belajar dengan aman, nyaman, dan jauh lebih optimal. 

“Mendikbud Ristek terus berupaya mendengarkan masukan dari Ibu dan Bapak, serta memprioritaskan peningkatan kesejahteraan dan kualitas guru demi kemajuan Indonesia di masa mendatang,” pungkasnya. (MC.TMG/pd;ekp)

Pencarian:

Komentar:

Top