Iklan Layanan Masyarakat

KAPOLRES TEMANGGUNG HIMBAU PEMUDIK GUNAKAN JALUR TENGAH
Umum Sosial Kebudayaan Dan Pariwisata Pendidikan Ekonomi Wisata Alam Wisata Kuliner INSANIF PUSKOMKREF Sistem Informasi Desa (SID) PPID STATISTIK INFORMATIKA KOMUNIKASI KOMINFO Agenda OPD SEPUTAR TEMANGGUNG BERITA NASIONAL


KAPOLRES TEMANGGUNG HIMBAU PEMUDIK GUNAKAN JALUR TENGAH admin 21 Jun 2018 64
Blog single photo

Temanggung, Media Center – Arus balik yang diperkirakan akan terjadi hingga 24 Juni 2018 mendatang, para pemudik yang akan kembali ke kota asal dihimbau untuk dapat melewati wilayah Kabupaten Temanggung sebagai jalur tengah untuk menuju Pantura.

Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengimbau agar masyarakat di wilayah Magelang dan sekitarnya yang akan menuju ke Jakarta agar menggunakan jalur tengah, kemudian masuk Pantura yang sejak kemarin terpantau relatif lancar.

"Untuk menghindari kepadatan arus balik di jalur selatan, kami mengimbau kepada masyarakat yang akan menuju ke Jakarta dan sekitarnya supaya memanfaatkan jalur tengah, yakni Temanggung-Kendal menuju Pantura atau Temanggung-Wonosobo-Purbalingga-Pemalang masuk gerbang tol Gandulan," jelasnya di Temanggung, Rabu.

Ditegaskan lagi oleh Kapolres Temanggung agar para pemudik menghindari  kemacetan demi mengurangi kecelakaan yang terjadi selama arus mudik minggu kemarin, kelelahan dan terburu buru untuk sampai tempat tujuan bisa menyebabkan kelalaian yang membahayakan diri sendiri juga pengguna jalan lainnya.

Dianjurkan juga bagi yang melalui jalur tengah ada dua alternatif, yakni Temanggung-Parakan-Ngadirejo-Candiroto-Bejen-Kendal, kemudian bisa lewat Temanggung-Purbalingga-Pemalang. Hal ini untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas di jalur Brebes-Bumiayu-Purwokerto, juga jalur Ajibarang-Banyumas.

"Silakan menggunakan dua jalan alternatif tersebut apabila menggunakan jalur tengah. Hal ini kami sampaikan supaya mereka tidak terkonsentrasi ke jalur selatan saja," katanya

Ditambahkan kepadatan lebih terkonsentrasi di Kranggan dan Parakan karena adanya penyempitan jalur di Jembatan Kali Progro dan Jembatan Galeh, karena dari dua lajur menjadi satu lajur. Sedangkan puncak arus balik di Temanggung terjadi pada Senin (18/6).

"Di Temanggung hanya ada dua titik yang agak padat, tetapi masih berjalan dan hanya terjadi pada Senin lalu, untuk hari Selasa dan Rabu relatif lancar, dua titik itu yaitu pada penyempitan Jembatan Kali Progo dan Jembatan Kali Galeh Parakan, sedangkan menjelang lebaran tidak ada kepadatan sama sekali," tambahnya.

Sedangkan untuk masyarakat yang akan menggunakan jalur tengah, agar jangan khawatir karena rambu-rambu petunjuk arah dan sarana kelancaran sudah terpasang sejak awal menjelang arus mudik sebelum lebaran kemarin.

 (MC TMG / Penulis / Foto : Coeplis / Editor ;   Ekape    )

Recent Comments

Tinggalkan Komentar

Top